
Poundsterling berada dalam posisi rapuh minggu ini setelah data PMI yang mengecewakan semakin menekan prospek yang sudah rentan. Baik sektor manufaktur maupun jasa melambat di bulan September, memunculkan kekhawatiran baru terhadap perekonomian Inggris dan membuat GBP/USD rentan di sekitar level 1.35.
Sementara itu, pasangan GBP/USD tetap tertahan dalam kisaran yang relatif sama. Namun, momentum kuat Dolar AS (USD) semakin condong ke arah penurunan. Situasi ini menuntut kehati-hatian lebih besar dari para trader. Kombinasi antara fundamental Inggris yang mengecewakan dan dominasi kekuatan USD dapat menjadi katalis pergerakan signifikan pada GBP/USD dalam waktu dekat.
Gambar 1. Grafik Harian GBP/USD – 24 Sept 2025
Sorotan Fundamental Minggu Ini
PMI Manufaktur Flash dan PMI Jasa Flash
Hasil PMI Flash Inggris Minggu Ini
|
No |
Indicator |
Actual |
Forecast |
Previous |
|
1 |
Flash Services PMI |
46.2 |
47.1 |
47.0 |
|
2 |
Flash Manufacturing PMI |
51.9 |
53.4 |
54.2 |
Dampak pada Ekonomi Inggris (Makro) & Risiko
- Pertumbuhan ekonomi melambat
Dengan manufaktur yang berkontraksi dan jasa yang kehilangan momentum, prospek pertumbuhan Inggris semakin melemah. Perusahaan bisa menjadi lebih berhati-hati dalam investasi dan perekrutan. - Risiko stagflasi
Jika pertumbuhan melambat sementara inflasi tetap tinggi, Inggris menghadapi risiko stagflasi (pertumbuhan rendah + inflasi tinggi). Hal ini memperumit kebijakan moneter. - Implikasi kebijakan Bank of England (BoE)
Data yang lebih lemah dapat mendorong BoE lebih berhati-hati dalam pemangkasan suku bunga. Jika perlambatan berlanjut, pembuat kebijakan mungkin perlu mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam waktu lebih lama, sehingga menambah tekanan terhadap ekonomi. - Sentimen investor & obligasi pemerintah
Pertumbuhan yang lemah meningkatkan kekhawatiran terhadap pendapatan pemerintah dan utang. Yield obligasi pemerintah Inggris (gilts), terutama jangka panjang, bisa naik karena investor menuntut risiko lebih tinggi. - Dampak pasar tenaga kerja & investasi
Saat aktivitas melambat, perusahaan bisa menahan ekspansi atau perekrutan baru. Investasi, khususnya di sektor manufaktur, dapat tertunda.
Analisis Teknis
Pada timeframe lebih rendah, terlihat struktur pasar yang membentuk trendline. Saat ini harga sedang berada di sekitar area support kunci. Jika Dolar AS terus menunjukkan kekuatan terhadap pound, ada kemungkinan besar momentum bearish akan berlanjut lebih jauh.
Gambar 2. Grafik H4 GBP/USD – 24 Sept 2025
Namun, pasar selalu menawarkan dua kemungkinan: harga bisa memantul atau menembus. Itulah mengapa penting untuk bersiap menghadapi kedua skenario.
- Skenario Bullish:
Jika ingin membeli, sebaiknya tunggu konfirmasi yang lebih kuat seperti pola candlestick bullish atau break struktur pasar pada timeframe rendah. - Skenario Bearish:
Untuk penjual, entry yang lebih aman muncul jika harga menembus support saat ini, melakukan retest, lalu melanjutkan penurunan.
Gambar 3. Grafik H4 GBP/USD – 24 Sept 2025
Gambar 4. Grafik H4 GBP/USD – 24 Sept 2025
|
Support Zone |
|||
|
Long-term support |
1.31700 - 1.31370 |
||
|
Medium-term support |
1.34008 - 1.33677 |
||
|
Resistance Zone |
|||
|
Long-term resistance |
1.37661 - 1.37977 |
||
|
Medium-term resistance |
1.36652- 1.36969 |
||


